Pemanggilan Joko Prianto : Babak Baru Kriminalisasi Petani Kendeng

SIARAN PERS JM-PPK, YLBHI, LBH SEMARANG, PBHI dan LRC-KJHAM   Semarang, 28 Desember 2017 Joko Prianto, seorang petani kendeng langsung mendapatkan Surat Panggilan (nomor  S.Pgl/945/XII/2017/Reskrimun) bertanggal (22/12) dari Polda Jawa Tengah terkait perkara yang menimpanya paska ia mengajukan Praperadilan pada tanggal (21/12). Surat panggilan tersebut mengenai pelimpahan tahap II yang akan dilakukan pada tanggal 28…

Catatan Akhir Tahun YLBHI: Proyek Pembangunan Banyak Langgar HAM

Aktivis masyarakat sipil menilai kebijakan pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla untuk memprioritaskan pembangunan infrastruktur sepanjang tahun 2017, membuat banyak masyarakat merasa dilanggar hak-haknya. Direktur Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) Asfinawati mengatakan, dalam dokumen Nawacita atau program umum pemerintahan Jokowi-JK tercatat orientasi pembangunan yang tidak hanya pembangunan fisik, namun juga sumber daya manusia. “Tapi sekarang ini,…

DEMOKRASI DALAM PERGULATAN- CATATAN AKHIR TAHUN YLBHI 2017

PRESS RELEASE YLBHI No. 143/SK-P/YLBHI/XII/2017   CATATAN AKHIR TAHUN YLBHI 2017 DEMOKRASI DALAM PERGULATAN   Selama tahun 2017, YLBHI dan 15 kantor LBH di Indonesia mencatat 2797 pengaduan masyarakat mengenai kasus-kasus yang terjadi. Kasus-kasus struktural yang menarik perhatian masyarakat dan berdimensi pelanggaran HAM yang ditangani kantor-kantor LBH di antaranya: Kasus Semen Kendeng di Rembang dan…

“Menebang Kayu Di Tanah Ulayat Sendiri, Masyarakat Adat Tidak Bisa Dipidana”

SIARAN PERS LBH PADANG Nomor : 31/S.Pers/LBH-PDG/XII/2017 Sidang kriminalisasi masyarakat adat yang mengambil 2 batang kayu bayur kembali digelar hari ini Senin, 18 Desember 2017 dengan agenda nota keberatan Penasihat hukum atas dakwaan Penuntut Umum. Sidang digelar di Pengadilan Negeri Lubuk Basung dengan Perkara Pidana Nomor: 129/Pid.B/2017/PN.LBB, Terdakwa I Erdi Dt. Samiak dan dan Terdakwa…

PERTEMUAN KEPEMIMPINAN ASIA TENTANG PEMBERDAYAAN HUKUM DAN AKSES KEADILAN

Bangkok, YLBHI   Berlangsung mulai 13 – 15 Desember 2017, sebuah pertemuan regional digagas oleh BRAC University di Bangkok Thailand. Pertemuan yang bertajuk “Asian Leadership Colloquium on Legal Empowerment and Access to Justice” ini dihadiri sekitar 40 perwakilan organisasi masyarakat sipil dari berbagai negara di Asia, antara lain Indonesia, Malaysia, Thailand, Myanmar, Filipina, Bangladesh, India,…

Bantuan Hukum Edisi 3

KATA PENGANTAR   Buletin edisi tiga ini mengangkat tema penyediaan bantuan hukum. Beberapa artikel para penulis menceritakan pengalaman kunjungan belajar ke Australia dan Afrika Selatan mengenai penyediaan bantuan hukum di sana. Australia dan Afrika Selatan dikenal memiliki sistem penyediaan bantuan hukum yang bagus. Karena itulah kedua negara ini dipilih sebagai tujuan belajar. Dari kedua negara…

Audiensi LBH Lampung dengan Wakil Gubernur Lampung terkait pembahasan dan komitmen Pemda dalam pemenuhan hak atas bantuan hukum

Melakukan audiensi dengan wakil gubernur lampung bpk. Bahtiar basri dalam rangka meminta komitmen pemerintah daerah Prov. Lampung dalam pemenuhan hak atas bantuan hukum untuk masy miskin. Komitmen tersebut dijawab oleh wakil gubernur untuk dilakukan pembahasan dan pengesahan peraturan gubernur atas perda bantuan hukum untuk masy miskin diprov. Lampung agar bisa berjalan dan terlaksana pada tahun…

Workshop Revisi Perda no.3 tahun 2015 tentang bantuan hukum utk masyarakat miskin yang diadakan oleh LBH Lampung

Mendorong percepatan dan implementasi perda no 3 tahun 2015 tentang bantuan hukum untuk masyarakat miskin di provinsi lampung, bersama akademisi fh unila dr. Wahyu sasongko, kanwil hukum & ham lampung, pertuni lampung, p2tp2a lampung, bapas untuk mendorong hak2 bantuan hukum tmn2 disabilitas, perempuan dan anak agar diakomodir didalam perda bantuan hukum. Serta melakukan pembahasan dan…

Pers Release Jaringan Masyarakat Peduli Pegunungan Kendeng (JM-PPK) “ Kenduri Lingkungan ”

Pers Release Jaringan Masyarakat Peduli Pegunungan Kendeng (JM-PPK) “ Kenduri Lingkungan ” Semarang, 05 Desember 2017   Yen bumi Pertiwi iki Arep mbok deki pabrik-pabrik Teros mbok tambang rina wengi Dudu wong tani thok sing bakale cuthes Nanging wit-witan lan kewan-kewan Ugo bakale cuthes,cures,tumpes,ludes Sawangen kae Pak Ganjar, dulur-dulur podho congkrah Mergo ndiko ngejarke perusak…